General

Ayo Jaga Bumi Kita!

Kita selalu memanfaatkan sumber daya alam yang terdapat di bumi ini sebagai instrumen untuk pemenuhan kebutuhan bahkan keinginan kita, dengan kata lain bumi adalah sumber utama penghidupan manusia. Namun, apakah kita pernah berpikir tentang pentingnya pemeliharaan bumi?

Ketidakpedulian manusia terhadap bumi mengakibatkan adanya pemanasan global (global warming) yang dimana suhu udara bumi meningkat dari suhu rata-rata yang bisa ditolerir oleh makhluk hidup dan lingkungan. Alhasil, dampaknya mengancam seluruh makhluk hidup di bumi seperti kepunahan makhluk hidup, bencana alam, munculnya wabah penyakit baru, meningkatkan kemiskinan, perubahan iklim yang ekstrim, dan masih banyak lagi.

Pemanasan global ini diakibatkan oleh tindakan manusia yang tidak peduli terhadap kesehatan lingkungan sekitarnya seperti penggunaan transportasi secara berlebihan sehingga mengeluarkan emisi gas yang menimbulkan masalah suhu, penebangan hutan sehingga kekurangan sumber penghasil oksigen, pembuangan limbah yang mengakibatkan timbulnya masalah kualitas air, dan sebagainya. Oleh karena itu, pemanasan global ini adalah masalah bagi seluruh makhluk hidup di bumi sehingga kepedulian terhadap isu lingkungan menjadi sebuah keharusan.

Menurut Profesor Wanangara Maatai yang mendapatkan penghargaan nobel atas kontribusinya dalam menciptakan keselarasan global antar manusia dengan lingkungan, perdamaian di dunia ini tergantung pada kemampuan kita dalam mengamankan lingkungan hidup kita. Dalam kampanyenya, ia selalu menggunakan 3R untuk mengamankan lingkungan hidup yaitu dengan menerapkan reduce (mengurangi), reuse (gunakan kembali) dan recycle (daur ulang). 3 R ini dapat menjadi dasar dalam merealisasikan gaya hidup ramah lingkungan (sustainable living) mempengaruhi keadaan bumi.

Berikut ada 3 cara yang dapat kita lakukan dalam memperbaiki kondisi bumi :

a. Membuang sampah sesuai dengan jenisnya

Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan masih tergolong rendah. Sampah yang dibuang sembarangan dapat mengakibatkan lingkungan yang tidak sehat maka dari itu sangat penting untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain itu untuk memaksimalkan pengelolaan sampah, kita juga harus mengenali jenis sampah seperti sampah organik yang mudah membusuk dan terurai seperti sisa makanan, sampah anorganik adalah sampah yang tidak mudah terurai seperti plastik / karet, dan sampah B3 adalah sampah yang berbahaya dan beracun.

b. Menggunakan barang reusable

Barang reusable adalah barang yang dapat digunakan berulang kali. Penggunaan barang reusable dapat mengurangi pencemaran dan meminimalisir kerusakan lingkungan, seperti mengurangi barang berbahan plastik yang susah terurai dan mengandung Polyethylene yang dapat meracuni lingkungan, mengurangi barang berbahan kayu yang menyebabkan banyak pohon ditebang.Pengurangan dapat dilakukan dengan menggunakan tote bag untuk berbelanja, sedotan stainless steel, sikat gigi bambu, dll.

c. Mengurangi penggunaan Bahan bakar fosil

Pembakaran bahan bakar fosil (seperti premium dan solar) menghasilkan gas karbon dioksida sebagai gas buangan. Seandainya alat transportasi yang berbahan bakar minyak marak digunakan dan jumlahnya semakin bertambah, maka karbon dioksida yang dibuang ke atmosfer juga semakin besar. Akibatnya pemanasan global yang terjadi akan semakin buruk. Oleh sebab itu alat transportasi yang berbahan bakar minyak sebaiknya diminimalisir pemakaiannya. Kurangi penggunaan kendaraan pribadi dan gunakanlah alat transportasi umum sehingga dapat mengurangi gas karbon dioksida di udara. Alternatif lainnya adalah menggunakan transportasi yang tidak menggunakan bahan bakar seperti sepeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *