• Panah Kirana

Fakta-Fakta Menarik Seputar Kemerdekaan Indonesia

Di hari yang penting dan istimewa ini, kami merayakan ulang tahun ke-74 Indonesia dan memperingati perjuangan dari para pahlawan bangsa kami. Dalam rangka perayaan 17 Agustus, kami telah mengumpulkan fakta-fakta menarik seputar kemerdekaan NKRI tercinta. Selamat membaca!

  1. Meskipun Soekarno mendeklarasikan bahwa Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 1945, negara-negara lain tidak langsung mengakui kemerdekaan ini. Negara pertama yang melakukan hal tersebut merupakan Mesir, yang mengakui kedaulatan Indonesia pada tanggal 22 Maret 1946.

  2. Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang diciptakan oleh W.R. Supratman pertama kali dimainkan pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda II. Pada bulan November di tahun yang sama, naskah lagu tersebut disebarluaskan oleh sebuah koran beranama Sin Po. Penggunaan lagu ini diatur di Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

  3. Awalnya, Soekarno dan Moh. Hatta ingin melakukan proklamasi kemerdekaan Indonesia melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dan mempersiapkan kemerdekaan bangsa dengan lebih matang. Namun, pada tanggal 16 Agustus 1945, keduanya diculik oleh sejumlah pemuda karena takut Sukarno dan Moh. Hatta akan dipengaruhi oleh Jepang.

  4. Di hari pembacaan proklamasi, Soekarno sedang dalam kondisi sakit. Pada saat itu, beliau mengalami gejala malaria tertiana dan dianjurkan oleh dokter pribadinya untuk banyak beristirahat. Namun, karena Soekarno sadar ini merupakan tanggal yang penting, beliau tetap menjalankan rencananya untuk membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.

  5. Lomba Panjat Pinang, yang banyak dilakukan di perayaan-perayaan 17 Agustus, memiliki sejarah yang kelam. Lomba ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan biasa diadakan pada acara-acara spesial, seperti pernikahan dan ulang tahun orang-orang penting. Ini merupakan sebuah bentuk “hiburan” bagi orang-orang Belanda, sementara warga-warga lokal dengan susah payah memanjati batang-batang pohon pinang yang sudah dilumuri oleh minyak atau oli untuk memperebutkan bahan-bahan pokok seberi makanan dan pakaian.


0 views
 

©2020 by Panah Kirana. Proudly created with Wix.com