• Panah Kirana

UPH Internal Sports League: Fakultas Hukum Siap Bangkit Lagi


Ajang pertandingan olahraga ISL pun dimulai melalui pertandingan pertama yang digelar di Lapangan Basket UPH, yakni pertandingan basket putra antara Fakultas Hukum dengan Fakultas Bisnis dan Manajemen. Kedua tim melakukan pemanasan dan terlihat siap dan percaya diri sebelum bertanding, dan akhirnya pada jam 19:30 WIB, pertandingan pun dimulai. Skor pertama dicetak oleh tim Fakultas Bisnis dan Manajemen dan tak lama kemudian, tim Fakultas Hukum juga mencetak skor. Alhasil, papan skor menunjukkan angka 2-2. Akan tetapi, seiring berjalannya pertandingan, tim Fakultas Bisnis dan Manajemen berhasil menguasai bola dan melalui counter attack yang berkali-kali dilakukan, Fakultas Bisnis dan Manajemen berhasil unggul dengan skor 18-12 pada akhir second quarter. Tak lama kemudian, third quarter pun dimulai dan Fakultas Hukum belum dapat memberikan skor penyeimbang. Alhasil, Fakultas Bisnis dan Manajemen masih unggul dengan skor 22-12. Melihat keadaan ini, mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Hukum yang menonton semakin semangat dalam memberikan dukungan dan mereka terlihat sangat kompak dalam memberikan dukungan terhadap tim fakultasnya. Quarter terakhir pun dimulai dan melalui pertandingan yang sengit antara kedua tim, Fakultas Hukum pun harus menerima kekalahan dan Fakultas Bisnis dan Manajemen berhasil mencetak 15 skor tambahan yang membuat mereka unggul dengan perolehan skor akhir 37-21. Pertandingan Bola Basket Putra antara Fakultas Hukum dengan Fakultas Bisnis dan Manajemen diakhiri dengan tepuk tangan yang meriah dari para penonton.

“Iya, kita latihannya mendadak sih. Jadi kita baru latihan dua minggu sebelum pertandingan ini,” ucap Qhaiszhar Ivan, mahasiswa hukum angkatan 2016, selaku Kapten dan juga Coach dari Tim Basket Fakultas Hukum yang baru saja bertanding. Qhaiszhar juga mengakui bahwa timnya belum banyak melakukan latihan fisik sebelum ISL, dan ini menjadi salah satu faktor yang dapat juga mempengaruhi performa dari para pemain. “Selain itu, hari ini juga kita main hanya berenam, tanpa ada sub atau pemain pengganti sama sekali. Susah jadinya,” ucap Qhaiszhar. Kurangnya pemain pengganti menuntut pemain harus bermain full time, sehingga pemain yang staminanya berkurang tidak bisa bertukar dengan pemain cadangan. Menanggapi kekalahan timnya, Qhaiszhar juga berpendapat bahwa penilaian wasit terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dinilai kurang adil dan berat sebelah. Ada banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh pemain tim Fakultas Bisnis dan Manajemen, tetapi tidak terlihat atau tidak diperhitungkan oleh sang wasit. Menanggapi kekalahan ini, Qhaiszhar beserta tim Fakultas Hukum siap untuk melanjutkan pertandingan Basket Putra yang akan digelar minggu depan.

Kekalahan bukanlah akhir dari segalanya, dan kekalahan seharusnya dapat digunakan sebagai motivasi dan evaluasi untuk selalu berjuang dan tidak menyerah. Mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Hukum tentunya selalu berharap yang terbaik bagi tim Fakultas Hukum yang akan bertanding di ISL dan akan selalu mendukung tim yang akan mengharumkan nama Fakultas Hukum UPH. Ayo bersama-sama dukung terus Fakultas Hukum UPH! Pro Justitia!

0 views
 

©2020 by Panah Kirana. Proudly created with Wix.com